Kena Denda! Jika Selfie Disaat Berkendara

Kena Denda! Jika Selfie Disaat Berkendara

Seputar Terbaru – Buat semua masyarakat yang suka berselfie di saat berkendara, kini harus lebih waspada karena pasalnya, Anda akan kena ancaman dengan pencabutan SIM atau denda yang bernilai cukup berat. Dan tercatatkan, lebih dari 31.000 atas pengendara yang telah memostingkan foto di Instagram dengan tagar #drivingselfie dan ribuan atas pengendara lainnya sudah muncul di Twitter serta Snapchat. Kegiatan ini telah dinilai sudah melanggar dalam peraturan karena bisa mengancam atas keselamatan pada saat sedang berkendara.

Namun untuk Anda yang baru dua tahun memiliki SIM dan jika ketahuan telah melakukan pelanggaran ini, maka SIM tersebut akan langsung dicabut kembali. Jika pengendara yang mengendarai dengan kecepatan tinggi sambil berselfie makan itu hukumnya sangat cukup berat. Bahkan, cukup untuk menyentuh layar di smartphone Anda disaat mengemudi Anda akan terkena pinalti dan denda 200 poundstering atau sebesar Rp 3,8jutaan, Kemudian jika sudah tertangkap dua kali, maka dendanya pun akan menjadi berlipat ganda.

Tapi ada beberapa kasus yang serius telah masuk ke pengadilan, hanya sekali untuk melakukan pelanggaran saja sudah cukup untuk membuat Anda terkena denda sampai 1.000 poundsteling atau dari Kisarannya Rp 19,4 jutaan. Kini sudah tercatatkan, dalam 15 persen dari pengendara yang berusia 18 sampai 25, banyaknya yang baru saja lulus tes SIM tersebut, dan mengakunya mengambil foto selfie tersebut. Tapi bukan itu saja, banyak dari pengendara yang juga telah melakukan panggilan video di FaceTime dan Skype tersebut.

Dibaca – Deit Vegan Aman Untuk Penderitaan Diabetes? Ini Jawabannya!

Atas dari penelitian sebelumnya itu telah mengungkapkan bahwa dari pengemudi yang sudah menggunakan telepon di belakang kemudi dan itu sebenarnya lebih sangat berbahaya daripada orang yang mabuk ataupun merokok ganja. Lalu hal ini dikarenakan dari reaksi yang lebih lambat dan kesulitan untuk tetap berada di jalur yang benar. Bahwa, untuk kemungkinan dari aturan ini juga diterapkan di indonesia? Dengan kira-kiranya bagaimana respon dari masyarakat? Akankah harus menerima atau malah justru mengkritik dari saran tersebut?

AGEN DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA
AGEN DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA